Main Article Content

Abstract

Di desa Banyakan Kabupaten Kediri, kerajinan genteng merupakan industri kecil yang mempunyai peranan yang penting dalam komoditas penyerapan tenaga kerja, pemerataan pendapatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pelatihan kewirausahaan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan wirausaha para pengrajin serta meningkatkan kemampuan manajerial dan strategi pemasaran melalui pengenalan model bisnis kanvas. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para pengrajin genteng tanah liat tradisional. Kegiatan ini dilakukan pada Industri kecil genteng tanah liat tradisional di desa Banyakan, kecamatan Banyakan, kabupaten Kediri yang melibatkan tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Vokasi, Unversitas Airlangga selama 3 bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para pengrajin sedikit mulai mengerti apa yang dimasksu dengan model bisnis Canvas dan bagaimana pengaplikasiannya di kerajinan genteng tanah liat tradisional mereka.


 

Article Details

Keywords
pelatihan, kewirausahaan, bisnis model kanvas, pengrajin genteng tradisional
How to Cite
[1]
D. Y. Reindrawati, N. E. Suriani, J. H. Nata, and U. F. Bascha, “Pelatihan Kewirausahaan dan Pengenalan Model Bisnis Canvas Pada Pengrajin Genteng Tanah Liat Tradisional Di Desa Banyakan, Kediri”, B.JPMI, vol. 3, no. 1, pp. 13-17, Jan. 2021.

References

1.Guntoro, W (2018) Pemkab Kediri Gelar Pameran UMKM 2018 https://agtvnews.com /2018/03/pemkab-kediri-gelar-pameran-umkm-2018.html. Acessed on 10 October 2019
2.Flory H, Andreassi T, Teixeira MAC (2013) Polı´ticas pu´blicas de empreendedorismo para a populac¸a˜o de baixa renda: transformando necessidades em oportuni dades (Public policy entrepreneur ship for low-income people: turning opportunities needs). Cadernos Gestão Pública e Cidadania 18(62): 1-19.
3.Foster, P (2014) Business Model Canvas-The Business Therapist Inc. https:// thebusinesstherapist.com/2013/04/business-model-business-canvas/. Acessed on 11 October 2019.